Liga Italia: Tuan Rumah Pesta Gol, Lazio vs Palermo 6-2

Skor telak didapatkan oleh Lazio dengan menaklukkan Palermo di Olimpico, 6-2. Pada laga yang dihelat pada hari Minggu (23/4), Keita Balde mencatatkan hat-tricknnya hanya dalam waktu 5 menit. Tidak hanya itu, kedudukan 5-0 pun didapatkan hanya dalam waktu 26 menit saja. Liga Italia: Tuan Rumah Pesta Gol, Lazio vs Palermo 6-2

Biancoceleseti pasalnya masih membutuhkan kemenangan guna merebut kembali peringkat 4 klasemen karena pesaing paling dekat mereka, Atalanta, berhasil mengalahkan Bologna 3-2 pada hari Sabtu (22/4) kemarin. Tuan rumah tersebut turun lapangan tanpa Federico Marchetti, Alessandro Murgia, dan Stefan Radu. Palermo yang pastinya terdegradasi musim ini punya pelatihnya yang baru yakni Diego Bortoluzzi lebih memilih pemain muda guna menjadi starter, Simone Lo Faso. Hal ini dikarenakan pemain andalan mereka tidak bisa bermain pada laga ini. Haitam Aleesami sendiri masih terkena skorsing sedang Carlos Embalo masih cedera.

Jalannya Laga

untuk membuka keunggulan, pasalnya Lazio tidak membutuhkan waktu yang lama. Hal ini dimulai dari aksi Stefan de Vrij yang mana memanfaatkan sepak pojok Lucas Biglia, dan tandukan dari Ciro Immobile sukses merobek gawang dari tim tamu pada menit ke-8. Setelah itu, 2 menit kemudian, tuan rumah Bandar togel sgp tersebut sukses menggandakan kedudukan. Namun kali ini giliran Sergej Milinkovic-Savic yang saat itu melakukan pergerakan dari sisi kiri dan setelah itu dikirimkan pada Immobile dengan tendangan dari jarak 12m. Tendangan itu berhasil bersarang lagi ke gawang Rosanero pada menit ke-10.

Palermo pasalnya benar-benar merasa tertekan dengan serangan yang diberikan oleh The Aquile, meskipun serangan yang dibangun oleh Marco Parolo dan Felipe Anderson berhasil dihalau oleh Sunjic. Dan gol ketiga yang ditungu-tunggu datang juga melalui kerjasama yang sangat apik Immobile dan Keita Balde Diao yang mana berhasil melewati 2 bek lawan menyarangkan gol ketiga atas nama Senegal, penyerang handal, pada menit ke-21.

Namun tidak berselang lama, Keita lalu dijatuhkan oleh Michel Morganella pada kota terlarang dan setelah itu ia memutuskan untuk mengambilnya sendiri dan kemudian menjebol gawang tim tamu. Gol ini melalui titik putih pada menit ke-24. Hal ini disayangkan karena Josip Posavec, sang kipper, tepat membaca ara bola tersebut tapi bola masib bisa juga bergulir di bawahnya dan bisa menambah keunggulan Lazio jadi 4-0.

Pelatih Palmero juga meresponnya dengan cepat ketertinggalan tim mereka dengan mengganti sang gelandang Roland Sallai dengan gelandang bertahan, Bruno Henrique setelah pertandingan berlangsung selama 25 menit. Namun hal itu belum bisa menggantikan kegagalan mereka. Hal ini semakin diperparah dengan hasil Keita yang akhirnya melengkapi hat trick 5 menitnya dan membuat sang tuan rumah unggul menjadi 5-0 pada menit ke-26.

Setelah Judi Bola unggul dengan gol kelimanya, Lazio nampaknya sedikit mengendurkan serangan mereka. Hal tersebut lalu dimanfaatkan oleh Palmero dengan baik. Akhirnya mereka bisa mencetak gol di menit ke-46 dan gol itu buah hasil dari Andrea Rispoli. Sampai titik ini, skor menjadi 5-1. Rispoli lalu melengkapi bracenya pada menit ke-52 serta mengalahkan sang penjaga gawang, Thomas Strakosha.

Sebenarnya Keita akan memberikan satu gol lagi, namun gagal. Lazio akhirnya sukses membuat skor 6-2 melalui gol dari Luca Crecco. Gol ini merupakan gol debutnya di Seri A (pada menit ke-90). Ia memanfaatkan bola rebound Wesley Hoedt dan akhirnya menutup skor pertandingan ini menjadi 6-2 dan Lazio menjadi pemenangnya.